SIVANA, BALIKPAPAN – Kepala Kantor Pemenuhan Pelayanan Gizi (KPPG) Balikpapan Wilayah Kerja Kalimantan, Paska Pakpahan memastikan bahwa pendistribusian MBG di Balikpapan berjalan dengan baik.
Ini disampaikan Paska saat dijumpai saat memantau pendistribusian MBG perdana di awal tahun 2026 di SMKN 4 Balikpapan.
Ia mengatakan, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat telah dipastikan memenuhi standar, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi bagi para siswa.
“Kegiatan hari ini merupakan perdana di tahun 2026 dalam proses pendistribusian MBG. Saat ini, di SMK 4 itu ada sekitar 1080 MBG yang di distribusikan,” kata Paska, Kamis (8/1/2025).
Ia menyampaikan, dari sisi kualitas, makanan yang disalurkan telah melalui perhitungan yang matang. Setiap dapur SPPG, ujar dia, dilengkapi ahli gizi yang bertugas memastikan standar nutrisi telah terpenuhi.
“Terkait standarisasi pasti sudah dihitung gramasinya, sehingga dari hal itu dapat dipastikan juga bahwa dengan jumlah dana itu misal besarannya Rp15 ribu sangat tercukupi dalam segi pemenuhan gizinya,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa peran Badan Gizi Nasional (BGN), khususnya melalui KPPG Balikpapan, difokuskan pada pengawasan menyeluruh terhadap proses pendistribusian.
Pengawasan tersebut mencakup ketepatan jadwal pengantaran, manfaat yang diterima siswa, hingga pelaksanaan operasional di dapur SPPG.
“Kami terus melakukan monitoring dan menerima informasi laporan secara berkala. Apabila ditemukan SPPG yang tidak sesuai dengan SOP maupun juknis, tentu akan kami berikan teguran,” tegas Paska.
Ia memastikan, pelaksanaan MBG yang saat ini dilakukan di SMKN 4 Balikpapan telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Paska berharap program MBG tidak hanya berfokus pada kelancaran distribusi, tetapi juga memperhatikan masukan dari sekolah dan para siswa sebagai penerima manfaat, sehingga kualitas layanan, mutu menu, serta dampak program terhadap kesehatan dan semangat belajar siswa dapat terus ditingkatkan.












