SIVANA, BALIKPAPAN – Tekanan terhadap layanan kesehatan di Balikpapan Selatan mulai terurai seiring hadirnya Puskesmas Sepinggan Baru. Fasilitas ini dinilai menjadi jawaban atas meningkatnya kebutuhan layanan dasar di kawasan dengan pertumbuhan penduduk yang terus melonjak.
Puskesmas Sepinggan menjadi pusat layanan utama bagi warga di wilayah tersebut. Namun, lonjakan jumlah penduduk pascapemekaran wilayah membuat kapasitas layanan kian terbatas dan antrean pasien sulit dihindari.
Kini, dengan berdirinya Puskesmas Sepinggan Baru, distribusi layanan kesehatan mulai lebih merata. Wilayah Sepinggan yang telah terbagi menjadi tiga kelurahan Sepinggan, Sepinggan Raya, dan Sepinggan Baru tidak lagi sepenuhnya bergantung pada satu fasilitas.
Sekretaris Komisi IV DPRD Balikpapan, Muhammad Hamid, menyebut kehadiran puskesmas baru ini merupakan hasil dari aspirasi warga yang terus diperjuangkan hingga akhirnya terealisasi.
“Harapan dan keinginan warga sudah kami perjuangkan di komisi IV, khususnya di Sepinggan Baru. Alhamdulillah, terwujud dengan di bangunnya Puskesmas Sepinggan Baru,” ujar pria yang akrab disapa Midun, Rabu (1/4/2026).
Ia mengatakan, selama ini beban pelayanan terpusat di satu titik, sehingga berdampak pada kualitas dan kecepatan layanan. Dengan fasilitas baru, alur pelayanan menjadi lebih terdistribusi dan efisien.
“Kehadiran Puskesmas Sepinggan Baru membantu memecah konsentrasi yang selama ini tertumpuk pada puskesmas sepinggan,” tuturnya.
Meski telah beroperasi, layanan di Puskesmas Sepinggan Baru masih terbatas dan belum berjalan selama 24 jam. DPRD menilai, pengembangan jam operasional menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan, terutama di tengah pertumbuhan penduduk yang terus berlangsung.
Di sisi lain, pembangunan rumah sakit di Balikpapan yang masih menghadapi sejumlah kendala turut menjadi alasan pentingnya penguatan layanan puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan.
“Melihat jumlah penduduk yang kian bertambah, tentunya kebutuhan layanan kesehatan juga perlu ditingkatkan. Namun, karena pembangunan RS di Balikpapan juga menghadapi kendala, ke depan kita juga akan mendorong puskesmas dibuka 24 jam di titik yang dinilai rawan,” imbuhnya.
Keberadaan Puskesmas Sepinggan Baru pun dipandang sebagai langkah strategis dalam memperluas akses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat Balikpapan Selatan.












