Update  

Job Market Fair 2026 Digelar, DPRD Harapkan Penyerapan Tenaga Kerja Semakin Optimal

Teks : Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali.

SIVANA, BALIKPAPAN – Aula Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC/Dome) dipenuhi para pencari kerja (Pencaker) yang antusias mengikuti Job Market Fair (JMF) 2026. Sebanyak 84 perusahaan di Kota Balikpapan turut serta dalam kegiatan ini dengan menyediakan lebih dari 2.000 lowongan kerja dari beragam sektor usaha, mulai dari industri, jasa, perdagangan, hingga perhotelan.

Bursa kerja yang berlangsung selama dua hari, pada 14–15 Juli 2026, ini merupakan salah satu program Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha secara langsung.

Melalui kegiatan ini, para pencari kerja memiliki kesempatan untuk memperoleh informasi lowongan, mengikuti proses rekrutmen, serta berinteraksi langsung dengan perusahaan yang sedang membuka kebutuhan tenaga kerja.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, mengapresiasi penyelenggaraan Job Market Fair yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja.

Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi jembatan yang efektif untuk mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dengan perusahaan yang sedang membuka rekrutmen.

“Job Fair ini sangat membantu pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan. Tadi saya juga sampaikan ke Disnaker kalau bisa diadakan dua sampai tiga kali dalam setahun untuk bisa memberikan kesempatan yang lebih besar kepada pencari kerja di Balikpapan,” ujar Gasali saat dijumpai usai menghadiri pembukaan JMF 2026.

Dengan adanya bursa kerja ini, kata dia, diharapkan dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam menekan angka pengangguran di Kota Balikpapan.

Gasali menilai, semakin banyak kesempatan kerja yang dibuka melalui kegiatan semacam ini, semakin besar pula peluang masyarakat untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan perusahaan.

“Harapan kami mudah-mudahan tenaga pengangguran di Kota Balikpapan ini bisa diminimalisir,” imbuhnya.

Penyelenggaraan Job Market Fair tidak hanya memberikan akses informasi lowongan kerja, tetapi juga memperpendek jarak antara pencari kerja dan perusahaan. Dengan bertemu langsung, proses pencocokan antara kebutuhan tenaga kerja dan kualifikasi pelamar dapat berlangsung lebih efektif.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk terus mendorong kolaborasi dengan dunia usaha dalam menciptakan lapangan kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *