Indeks

Azolla Menutup Permukaan Kolam di Perumahan Balikpapan, Tanaman Kecil dengan Banyak Manfaat

Hamparan Azolla menutupi sebagian permukaan kolam di kawasan Perumahan Sepinggan Pratama, Balikpapan Selatan, Minggu (30/8/2026). (Sivanamedia)

SIVANA, BALIKPAPAN – Permukaan kolam di kawasan Perumahan Sepinggan Pratama, Balikpapan Selatan, tampak hijau dari kejauhan. Lapisan tanaman kecil mengapung dan menutupi sebagian permukaan air.

Tanaman tersebut adalah Azolla, tumbuhan paku air yang hidup mengapung. Ukurannya kecil dan tumbuh berkelompok hingga membentuk hamparan hijau di permukaan kolam.

Di Sepinggan Pratama, Azolla menjadi salah satu tanaman yang dikembangkan dalam kegiatan lingkungan dan urban farming. Tanaman ini tidak membutuhkan lahan tanah seperti tanaman pangan pada umumnya sehingga dapat dikembangkan di media air.

Ketua Yayasan Harmoni Pratama Lestari, Diki Zulkarnain, mengatakan pemanfaatan ruang terbuka di kawasan perumahan dapat diarahkan untuk berbagai kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat.

“Lahan-lahan pemerintah itu dimanfaatkan untuk bisa menjadi suatu sumber ekonomi, bisa juga menjadi ketahanan pangan dan juga untuk penyerapan air,” ucap Diki saat diwawancara langsung, pada Minggu (30/8/2026).

Azolla memiliki bentuk menyerupai daun-daun kecil yang tumbuh rapat. Ketika jumlahnya semakin banyak, tanaman tersebut membentuk lapisan hijau yang menutupi permukaan air.

Kondisi itu terlihat di salah satu kolam di Sepinggan Pratama. Di sekelilingnya terdapat rumah warga dan fasilitas kawasan perumahan.

Ketua Yayasan Harmoni Pratama Lestari, Diki Zulkarnain, berada di kawasan pengembangan urban farming Perumahan Sepinggan Pratama, Balikpapan Selatan, Minggu (30/8/2026). (Sivanamedia)

Bagi Diki, tanaman dan ruang terbuka di kawasan permukiman tidak hanya berkaitan dengan fungsi lingkungan. Ruang tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk aktivitas masyarakat.

Azolla memiliki kemampuan bersimbiosis dengan bakteri Anabaena azollae yang membantu mengikat nitrogen dari udara.

Kemampuan tersebut membuat tanaman ini berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber bahan organik dalam kegiatan pertanian.

Kemudian, tanaman itu juga mengandung protein dan sejumlah nutrisi sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pakan setelah melalui proses pengolahan yang sesuai.

Pengembangan Azolla di kawasan tersebut berkaitan dengan konsep urban farming yang sedang dikembangkan Yayasan Harmoni Pratama Lestari.

Konsepnya memanfaatkan ruang terbatas untuk kegiatan bercocok tanam. Masyarakat tidak harus memiliki lahan luas untuk mulai menanam.

Azolla memiliki karakter yang sesuai dengan konsep tersebut karena dapat tumbuh di permukaan air. Pertumbuhannya yang relatif cepat juga memungkinkan tanaman dipanen dan dikembangkan kembali.

Pemanfaatannya dapat diarahkan untuk mendukung kegiatan pertanian, termasuk sebagai bahan organik maupun pakan setelah melalui pengolahan yang sesuai.

Bagi Diki, pemanfaatan ruang terbuka juga dapat memberi kesempatan kepada masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan bersama.

“Dengan adanya titik-titik olahraga, terus ada RTH yang akan dibuka semuanya di seluruh Kota Balikpapan,” ungkapnya.

Pengembangan ruang terbuka di Sepinggan Pratama menjadi salah satu contoh pemanfaatan fasilitas kawasan untuk aktivitas masyarakat.

Di tempat yang sama, tanaman, ruang terbuka, dan kegiatan warga mulai dipertemukan. Azolla pun tumbuh di antara aktivitas tersebut.

Tanaman kecil yang mengapung di permukaan kolam itu kini menjadi bagian dari upaya mengembangkan pemanfaatan ruang di tengah permukiman Balikpapan.

 

Salsa

Exit mobile version