SIVANA, BALIKPAPAN – Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, telah rampung dibangun dan siap beroperasi.
Fasilitas itu diperkirakan mampu menampung hingga tiga ton sampah per hari, namun operasionalnya akan dibuka secara bertahap sesuai kesiapan sarana pendukung.
Camat Balikpapan Utara, Umar Adi, menyatakan TPST Graha Indah sudah memasuki tahap finalisasi sarana dan prasarana pendukung sebelum mulai difungsikan.
“Fasilitas sudah selesai, tinggal menyelesaikan pendukung operasional. Nanti pengelolaan akan dimulai bertahap,” kata Umar dalam keterangannya dimedia belum lama ini.
Ia menyebut, pada tahap awal, pengolahan akan difokuskan pada sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomi. Sementara sampah organik akan dikelola secara bertahap dengan mempertimbangkan kapasitas pengolahan.
“Untuk organik, pengelolaannya akan dilakukan secara terukur sesuai kemampuan produksi kompos dan maggot agar tidak menimbulkan masalah bau,” ucapnya.
Menurut Umar, TPST Graha Indah diperkirakan dapat menampung tiga ton sampah per hari. Namun kapasitas ini akan dievaluasi setelah operasional berjalan, untuk menyesuaikan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan wilayah.
“Kapasitas akan dievaluasi seiring berjalannya operasional. Jadi nanti akan diketahui kemampuan realnya,” tutur Umar.
Sampah organik yang masuk ke TPST akan diolah menjadi kompos dan pakan ulat maggot. Pengolahan dilakukan secara bertahap agar proses produksi tidak melebihi kapasitas fasilitas.
“Jumlah sampah organik yang masuk akan disesuaikan dengan kemampuan produksi, agar tidak menimbulkan penumpukan dan bau,” jelas Umar.
TPST Graha Indah diharapkan menjadi salah satu fasilitas pengelolaan sampah yang mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan di Balikpapan Utara.
Selain menekan volume sampah, fasilitas ini juga ditargetkan menjadi model pengelolaan sampah yang lebih terstruktur.
