Gedung Frozen Food Dibangun di Regency, Forum RT Soroti Rencana Buka Akses Jalan Warga

Ketua Forum RT Regency Joko menunjukkan lokasi pembangunan gedung usaha frozen food di kawasan Balikpapan Regency, Rabu (16/9/2026). (Sivanamedia)

SIVANA, BALIKPAPAN – Pembangunan gedung usaha frozen food di kawasan Balikpapan Regency, Kelurahan Sepinggan Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan, belum rampung. Namun, rencana akses keluar-masuk bangunan mulai menjadi perhatian Forum RT Regency.

Kekhawatiran itu disampaikan Ketua Forum RT Regency, Joko, usai mengikuti pertemuan dengan kontraktor di lokasi pembangunan, Rabu, 16 September 2026. Warga menyoroti rencana pembukaan akses jalan yang disebut berada di area jalan fasilitas umum atau fasum menuju kawasan permukiman.

Ia mengungkapkan, persoalan akses tersebut sebenarnya telah disampaikan sejak awal pembangunan.

Ia menyebut Ketua RT 43, Mas Lutfi, sudah mengingatkan pihak terkait pada 2 Maret agar akses menuju gedung tidak menggunakan jalan yang selama ini menjadi jalur masuk warga.

“Site plan-nya memang jalannya itu di sini, di area ini. Tetapi pada bulan Maret sebelum ini dibangun, itu RT 43 Mas Lutfi sudah sampaikan jangan buka jalan yang jalan fasumnya warga masuk,” kata Joko saat diwawancara Sivanamedia.

Meski telah disampaikan, pembangunan tetap berjalan. Forum RT kini kembali mempertanyakan dampak penggunaan jalan tersebut apabila gedung mulai beroperasi.

Joko mengatakan, kondisi lalu lintas di kawasan Regency sudah cukup padat pada pagi dan sore hari. Karena itu, aktivitas kendaraan yang keluar-masuk gedung, termasuk kendaraan pengangkut maupun pembeli, dikhawatirkan menambah kepadatan.

“Kalau ini nanti dibuka secara otomatis pasti akan macet,” ucap Joko.

Ia menilai persoalan tersebut bukan hanya berkaitan dengan kondisi saat pembangunan berlangsung. Apabila gedung nantinya beroperasi sebagai tempat usaha frozen food, arus kendaraan diperkirakan akan berlangsung setiap hari.

“Sekarang mbak, ini kalau pagi atau sore ini sudah macet. Kalau orang keluar masuk, frozen di sini, orang belanja, masuk-keluar masuk, pasti akan macet. Dan ini pasti akan untuk selamanya,” urai Joko.

Selain kemacetan, Forum RT juga menyebut kenyamanan warga sebagai salah satu pertimbangan. Joko mengatakan, warga perlu dilibatkan dalam pembahasan mengenai akses bangunan yang berpotensi bersinggungan dengan jalan permukiman.

“Warga terus jadi nggak nyaman,” tekannya.

Pertemuan dengan kontraktor pada Rabu tersebut menjadi pertemuan awal antara Forum RT dan pihak pelaksana pembangunan. Joko menyebut, pihak kontraktor menyampaikan bahwa mereka hanya melaksanakan pembangunan sesuai site plan.

“Dari kontraktor cuman melaksanakan pembangunan sesuai site plan saja,” kata Joko saat menjelaskan hasil pertemuan tersebut.

Ia juga menuturkan, diskusi sempat berlangsung cukup tegang ketika pihak kontraktor hendak menghubungi Wakapolda. Namun, pembahasan kemudian diarahkan kembali pada tujuan awal Forum RT, yakni memperoleh informasi dari pihak pengelola frozen food untuk disampaikan kepada warga Regency.

“Cuman di tengah diskusi kontraktor mau telpon Wakapolda. Nah disitu diskusi jadi agak kenceng,” ujar Joko.

Ia mengatakan, setelah dijelaskan oleh Ketua RT 60 bahwa kedatangan Forum RT bertujuan memberikan edukasi dan mendapatkan informasi yang baik dari pihak frozen food, pembahasan dilanjutkan dengan rencana menyurati pihak terkait.

“Maka forum akan bersurat ke pihak terkait untuk kelanjutannya,” sebut Joko.

Forum RT berencana menyurati pihak-pihak terkait untuk membahas persoalan tersebut secara lebih lanjut. Pembahasan diharapkan dapat memperjelas status jalan, rencana akses bangunan, serta dampaknya terhadap mobilitas warga.

“Dari forum RT nanti kami akan bersurat ke pihak-pihak terkait untuk mendiskusikan ini,” sebutnya.

Mengenai status lahan, Joko menyampaikan kawasan tersebut kemungkinan merupakan bagian dari lahan Regency yang telah dijual oleh pihak pengembang sebelumnya.

Berdasarkan papan proyek yang terpasang di lokasi, pembangunan tersebut mencantumkan PT Suri Retail Nusantara sebagai pemilik. Bangunan memiliki fungsi usaha dengan luas total lahan sekitar 4.335 meter persegi, terdiri atas luas lantai 1.862 meter persegi dan basement 2.473 meter persegi.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh penjelasan lebih lanjut dari pemilik maupun kontraktor mengenai rencana penggunaan akses jalan dan tanggapan terhadap kekhawatiran Forum RT Regency.

Salsa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *